The Adaptation Differences in Terms of Gender on Students in Ulumul Qur'an Stabat Islamic Boarding School

Nini Sri Wahyuni, Nurhayati Barus

Abstract


This research aims to adjustment see the difference self in terms of gender performed by students of boarding schools, where good adaptability are in case there is no excess, no emotional obtained psychological mechanism, a feeling of frustrated personal, ability to learn, the utilization of the experience of the past, realistic and objective stance and rational considerations and direct self. Where the subject of the research is male and female students Class VII MTs ulumul qur'an Stabat that add up to 60 students using simple random sampling technique. Measuring instrument used is liket scale consisting of 64 item and after do try out at 40 students, a valid item becomes 55 item. Based on the data analysis noted that: there is a significant difference in adaptability on student boarding schools in terms of gender, the results of data analysis with the correlation of the T-Test revealed differences with the coefficient of T-Test, F = 1,377 with P = 0000 < 0050. It is declared that the adaptability of male students is higher than female students. Females students having adaptability which are with the empirical mean 145.17 and hypothetic 137.5. Based on the analysis of the data, then the hypothesis presented in this research were declared admissible, namely distinction adaptability according to the gender in which conformity to higher male than female.


Keywords


adaptability; students; gender

Full Text:

PDF

References


Agustiani, H. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: Refika Aditama.

Ali, M and Asrori, M. (2006). Psikologi remaja, perkembangan peserta didik. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Arikunto, S.(2005). Manajemale Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Azwar, S. (1992). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2000). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Sigma Alpha.

Bashori, Khoirudin. (2003). Problem Psikologis Kaum Santri: Resiko Insekuritas

Kelekatan. Yogyakarta: Forum Kajian Budaya Dan Agama

Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik (Panduan Bagi Orangtua dan Guru dalam memahami psikologi anak usia SD, SMP, SMA). Bandung: Refika Aditama.

Djahmarah, B.S.(2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djiwandono, S.E.W.,(2002). Psikologi pendidikan. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Fahmi, M. (1982). Penyesuaian Diri. Jakarta: Bulan Bintang.

Fatimah, E. (2006). Psikologi perkembangan, perkembangan peserta didik. Bandung: CV Pustaka Setia.

Hadi, S. (2004). Statistik jilid 2. Yogyakarta: Andi offset.

Hamalik, O.(2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hawan. (1997). Penyesuaian diri pada remaja. Jakarta : Erlangga.

Hidayat, D.A. (2012). Perbedaan penyesuaian diri santri pondok boarding schools Tradisional dan moderen. Talenta Psikologi,vol.1 No.2, Agustus 2012.

Hurlock, E.B. (1980). Psikologi Perkembangan.Suatu Pendekatan SepanjanRentan Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B.(1997). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E.B. (2003). Psikologi Perkembangan. Suatu Pendekatan Sepanjang

-------------- Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ingrid, S. 2008. Hubungan penyesuaian diri dengan lingkungan sekolah di SMA Negeri 1 Pematang Siantar. Skripsi (tidak diterbitkan). Medan Fakultas Psikologi Universitas Medan Area.

Sihombing, J. P. 2015.Hubungan Self efficacy dengan Penyesuaiana Diri Siswa Asrama SMA Swasta Katolik Sibolga. Skripsi (tidak diterbitkan). Medan : Fakultas Psikolog Universitas Medan Area.

Kartono, K. (2002). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.

King, Laura.A. 2013. Psikologi Umum : Sebuah pandangan apresiatif. Jakarta: Salemba humanika.

Kusdiyati, Sulisworo & Halimah, Faisaluddin. 2011. Penyesuaian Diri diLingkungan Sekolah Pada Siswa Kelas XI SMA Pasundan 2 Bandung. Jurnal Psikologi,vol. VIII No.2. Universitas Islam Bandung.

Mahmudin and Suroso.(2004). Efikasi Diri, Dukungan Sosial, Dan Penyesuaia dalam belajar. Pesona Jurnal Psikologi Indonesia, Vol.3,No.02, hal 183-194, Mei 2014.

Mentari, A.T. 2015. Perbedaaan Coping Stress Pada Individu Yang Berkerja Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Skripsi (tidak diterbitkan). Medan :Fakultas Psikologi Universitas Medan Area.

Pritaningrum, M and Hendriani, W. (2013). Penyesuaian Diri Remaja Yang Tinggal Di Pondok Boarding schools Modern Nurrul Izzah Gersik Pada Tahun

Pertama. Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosial, Vol.02,No.03, Desember 2013.

Safura, L and Supriantini, S. (2006). Hubungan antara penyesuaian diri anak disekolah dengan prestasi belajar. Psikologia, volume 2,No.1,Juni 2006.

Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta : Kencana.

Santrock, J.W. (2009). Psikologi pendidikan (Terjemahan). Jakarta : Salemba.

Santrock, J.W.(2007). Remaja: Edisi II jilid 2 (terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Sugiono. (2015). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.

Sugiono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuamtitatif,

-------------- Kuantitatif dan R&D. Bandung.Alfabeta.

Sukmadinata, N. (2008). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Yusrika. 2012. Perbedaan Penyesuian Diri Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Pada Mahasiswa Indekost Stambuk 2011 Di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Skripsi ( tidak diterbitkan). Medan : Fakultas Psikologi Universitas Medan Area.

Zega, Z. 2014. Perbedaan Moralitas antara Siswa Boarding schools dan Non Boarding schools. Skripsi (tidak diterbitkan). Medan: Fakultas Psikologi Medan Area.




DOI: https://doi.org/10.33258/birci.v3i1.787

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.