The Development Process of Higher Order Thinking Skills Based Poetry Text Assessment Tools on VIII Grade Students of Junior High School Brigjend Katamso II Medan

Erlina Sihombing, Mutsyuhito Solin, M. Oky Fardian Gafari

Abstract


This study is aimed describe the process of developing higher order thinking skills based poetry text assessment tools. Students need to be trained in their thinking skills by giving students the type of Higher Order Thinking Skills (HOTS) that can be used to improve students' thinking skills. This research was conducted in Junior High School Brigjend Katamso II Medan. The result shows that Preliminary studies were research and gathering preliminary information, namely needs analysis. The needs analysis in this research development began by distributing questionnaires to the needs of eighth grade students of Junior High School Brigjen Katamso II Medan, amounted to 35 students and 2 Indonesian language teachers of Junior High School Brigjen Katamso II Medan. The results of the needs analysis were as follows: That 100% of the teachers stated that they knew the assessment tools and 70% knew the steps in preparing the assessment tools. However, only 0% of teachers test their assessment tools before use so that 100% of teachers need a valid, effective and practical assessment tool.

Keywords


development process; assessment tools; poetry text higher order thinking skills.

Full Text:

PDF

References


Abdurrahim. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Pada Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Madrasah Aliyah Kota Bima. (Thesis). Jurusan Pengembangan Kurikulum SPS UPI. Tidak Dipublikasikan.

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Abosalem, Y. (2016). Assessment Techniques and Students Higher Order Thinking Skills. International Journal og Secondary Education, Vol. 4. No.1.

Anderson and Krathwohl. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing (A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives). Abridge Edition. New York: David McKay Company.

Arifin, Z. (2009). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

_______. (2011). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta

Baribin, R. (1990). Teori dan Apresiasi Puisi. Semarang: IKIP Press.

Barnett, J. E and Francis, A.L. (2012). Using higher order thinking questionsto foster critical thinking: a classroom study. Educational Psychology: An International Journal of Experimental Educational Psychology. Vol. 3, No. 2, p: 209

Borg and Gall. (1987). Educational Research An Introduction. New York: Longman.

Covacevich, C. (2014). How to select an instrument for assessing student learning. Amerika: Inter-American Development Bank.

Depdiknas. (2006). Panduan Pengembangan Program Penilaian Kelas. Jakarta: Depdiknas.

Djiwandono, S. (2013). Tes Bahasa: Pegangan bagi Pengajar Bahasa. Jakarta: Indeks.

_______. (2011). Tes Bahasa Pegangan Bagi Pengajar Bahasa. Jakarta Barat: Indeks.

Djuanda, Dadan. 2008. Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Bandung: Pustaka Latifah.

Ediawati, A., I Nym Sudiana, Ni Md Rai Wisudariani. (2016). Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Menulis Teks Ulasan di Kelas VIIIA-9 SMPN 1 Singaraja. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Vol: 5, No.3.

Ennis, R.H. (1985). Goals for A Critical Thingking Curriculum. Costa, A.L. (Ed). Developing Minds A Resource Book for Teaching Thingking. Alexandra, Virginia: Associationfor Supervisions and Curriculum Development (ASCD)

Ganie, T. N. (2015). Buku Induk Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Araska.

Hanna, G.S. (1993). Better teaching trough better measurement, Harcourt barce jonavovich collage pub, new York.

Hardy, G.H. (2015). A Mathematician’s Apology. Alberta :University of Alberta Mathematical Sciences Society.

Hidayah, A. (2013). “Pengembangan Penilaian Unjuk Kerja Berbasis Pembelajaran Inkuiri Pada Materi Fisika SMP/MTs Pokok Bahasan Suhu dan Pemuaian”. Skripsi S1.Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Fisika.

Higher Order Thinking Skills Siswa SMPS IT Darul ARUL Azhar Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi oleh Harry Yusmanto dkk.

Kadir, A. (2015). Menyusun dan Menganalisis Tes Hasil Belajar. Jurnal Alta’dib. Vol 8 No 2 (online). Tersedia di http://ejournal.iainkendari.ac.id. Accessed on 16 December 2016.

Kemendikbud. (2014). Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta.

___________. (2016). Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi. (2017). Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VIII.

Khoiri, N. (2014). “Pengembangan Perangkat Penilaian Pembelajaran Menulis Karya Ilmiah (Bahasa Indonesia) untuk Siswa SMP”.

Kosasih. (2011). Dasar-Dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.

Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan K-13). Jakarta: Grafindo.

Kusaeri. (2014). Acuan dan Teknik Penilaian Proses dan Hasil Belajar dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Laily, et al (2015) Analisis Soal Tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan Soal UN Kimia SMA Rayon B Tahun 2012/2013.

Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Mitra Cendekia, Yogyakarta.

Matondang, Z. (2009). Validitas Dan Reliabilitas Suatu Instrumen Penelitian. Junal Taburasa PPS Unimed. Vol 6 No 1 (online).

Mohammed, et.al (2015:13-20) in The Malasyan Online Journal of Educational Science

Muslich, N. (2008). KTSP Dasar Pemahaman dan Pengembangan. Jakarta: Bina Aksara.

_______. 2011. Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Narayana, S. & Adithan, M. (2015). Analysis of Question Papers in Engineering Caourse with Respect to HOTS (Higher Order Thinking Skills). American Journal of Engineering Education (AJEE), Vol.6, No.1, p:1-10.

Nitko, A.J. & Brookhart, S.M. (2011).Educational Assesment of Student. Xth edition. Upper Saddle River, New Jersey: Prentice Hall Engelwood Cliffs.

Nurgiyantoro, B. (2013). Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

_______. (2012). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

_______. (2010). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta

Nuriadin, Ishaq and Krisna Satrio Perbowo. (2013). Analisis Korelasi Kemampuan Berpkir Kreatif Matematik terhadap Hasil belajar Matematika Peserta Didik SMP Negeri 3 Luranggung Kuningan Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung.2 (10), 65-74

OECD. (2014). PISA 2015: Science competencies for tomorrow world volume 1: Analysis. Rosewood. Drive: OECD.

Oemar, H. (2011). Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Patriawan, H., D. (2012). “Pengembangan Penilaian Teknik Servis Backspin Forehand dan Backhand Atlet Tenis Meja Yunior Klub Jusma Table Tennis School Yogyakarta”. Skripsi S1. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, FIK UNY.

Permendikbud No. 20 Tahun 2007 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Permendikbud No 23 Tahun 2016 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik

Permendikbud No. 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh pendidikan

Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implimentasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Permendikbud No. 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidikan pada Pendidikan Menengah.

Poerwanti, E. et.,al. (2008). Bahan Ajar Cetak Asesmen Pembelajaran SD. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Bandung. 9-39 hlm.

PP No. 19 Tahun 2015 tentang Standar Pendidikan Nasional.

Prodopo, R.,D. (2012). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Purwanto. (2009). Evaluasi Hasil Belajar. Surakarta: Pustaka Belajar.

Putra, N. (2012). Research & Development Penelitian dan Pengembangan: Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Rochmah, N., L & Asih Widi Widiastuti. (2015). Analisis Soal Tipe Higher Order Thingking Skill (HOTS) dalam Soal UN Kimia SMA Rayon B Tahun 2012/2013. Kaunia. Vol 11. No 1: 27-39. Diakses pada tanggal 20 Agustus 2018

Roekhan. (1991). Menulis Kreatif: Dasar-dasar dan Petunjuk Penerapannya. Malang: YA3 Malang.

Samosir, Tiorida. (2013). Apresiasi Puisi. Bandung: Yrama Widya.

Sani, Ridwan Abdullah. (2016). Penilaian Autentik. Jakarta: Bumi Aksara.

Sopandi. (2010). Memahami Puisi Perpustakaan Nasional. Bogor: Gramedia.

Sudjana, Nana. (2011). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.

Sudijono. (2008). Pengantar Statistik pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada

_______ (2013). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

_______.(2010). Metode Penelitian Pengembangan. Bandung: Alfabeta.

_______. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. JICA UPI, Bandung.

Sunarti dan Rahmawati, Selly. (2014). Penilaian dalam kurikulum 2013. Yogyakarta: Andi

Surapranata, Sumarna. (2006). Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes. PT. Remaja Rosda Karya, Bandung.

_______2009. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes. Edisi Revisi. PT. Remaja Rosda Karya, Bandung

Tegeh, Made et al. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Thorndike, R.L & Hagen. (1977). Mesaurement and Evauation in Psychology and Education 4e. John Wiley & Sons, Newyork.

Uno, Hamzah. (2014). Assesment Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Waluyo, Herman J. (1987). Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.

Wardany, K., Sajidan, & Murni R. (2015). Penyusunan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skill Pada Materi Ekosistem SMA Kelas X. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015, Hal 538-543. http://download. portalgaruda.org/article.php?article=375337&val=4058&title=Penyusunan%20Instrumen%20Tes%20Higher%20Order%20Thinking%20Skill%20%20Pada%20Materi%20Ekosistem%20SMA%20Kelas%20X. (Diakses pada tanggal 7 Agustus 2016)

Wardoyo, Sigit Mangun. (2013). Teknik Menulis Puisi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Wellek, R., and Warren. (2015). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Widana, I. (2017.) Modul Penyusunan Soal Higher order thinking skills(HOTS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wulan, Ratna Elis and Rusdiana, A. (2014). Evaluasi Pembelajaran dengan Pendekatan Kurikulum 2013. Bandung: Pustaka Setia.

Yamin, Martinis. (2013). Strategi dan Metode dalam Model Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press group.

Yuliastanti. (2013). “Pengembangan Bahan Ajar Sastra dengan Pendekatan Kontekstual untuk Siswa Kelas VII SMP”. Skripsi S1. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS UNY.

Yunus. (2015). “Aktivitas Menulis Cerpen Siswa Kelas V SD dengan Menerapkan Metode Sugesti-Imajinatif dengan Media Lagu.” Jurnal PGSD Kampus Biru.

Zira Fatmaira (2018) Pengembangan Instrumen Penilaian berbasis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) untuk pembelajaran Teks Resensi pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Binjai




DOI: https://doi.org/10.33258/birle.v2i4.519

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.