How is the Income Disparity in the Context of North Sumatera Province: A Conceptual Framework

Sinar Indra Kesuma, Sirojuzilam Sirojuzilam, Erlina Erlina, Suwardi Lubis

Abstract


The dynamics of regional income has attracted the attention of practitioners, scholars and academics. A critical issue in development for the past and current decades is the disparity or inequality of income distribution among regions. The disparity of income distribution, in this case, refers to the convergence theory of the Solow-Swan model developed by Barro and Sala-i-Martin. Accordingly, the study will identify and analyse several prepositions. The contribution of this work for the next step will provide an additional wealth of knowledge in regional economics and regional development, especially with regard to the convergence of regional income disparities. This study also will contribute to the local governments to accelerate the convergence of income disparities in the Province of North Sumatera. Later, the authors' work will provide input to local governments on the variables that converge or diverge in the process of income disparity convergence so that recommendations can be taken based on the estimated study results.


Keywords


disparity; regional autonomy; regional income; North Sumatera

Full Text:

PDF

References


Abdulah, R., 2013. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ketimpangan Pendapatan di Jawa Tengah. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 6(1), pp.42-53.

Adelman, I. and Morris, C.T., 1973. Economic Growth and Social Equity in Developing Countries. Stanford University Press.

Agarwalla, A. and Pangotra, P., 2011. Regional Income Disparities in India and Test For Convergence–1980 to 2006. India: Indian Institute of Management.

Akai, N. and Sakata, M., 2005. Fiscal Decentralisation, Commitment and Regional Inequality: Evidence From State-Level Cross-Sectional Data for the United States (No. CIRJE-F-315). CIRJE, Faculty of Economics, University of Tokyo.

Akbar, T., Fauzi, M. and Fajeri, H., 2019. Affecting Factors Farmer Exchange Rate (NTP) of Food Crops South Kalimantan Province.

Ambya, 2018. Disparitas dan Konvergensi Pertumbuhan Ekonomi; Studi Daerah Otonom Baru di Pulau Sumatera Periode Tahun 2011-2016, Universitas Lampung, Indonesia.

Apriesa, L.F. dan Miyasto, M., 2013. Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Ketimpangan Pendapatan (Studi Kasus: Kabupaten/Kota di Jawa Tengah). Diponegoro Journal of Economics, 2(1), pp.98-109.

Arsyad, L., 2010. Ekonomi Pembangunan, Edisi Kelima. UPP STIE YKPN, Yogyakarta

Badan Pusat Statistik, 2015. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi-Provinsi di Indonesia Menurut Lapangan Usaha 2010-2014. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik, 2019. Sumatera Utara Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Sumatera Utara.

Badan Pusat Statistik, 2020. Sumatera Utara Dalam Angka 2020. Badan Pusat Statistik Sumatera Utara

Baldwin, R.E., 1986. Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi, Terjemahan St. Dianjung, PT Bina Aksara Jakarta.

Baltagi, B., 2008. Econometric Analysis of Panel Data. John Wiley & Sons.

Bappenas, 2004. Peta Kemampuan Keuangan Propinsi dalam Era Otonomi Daerah: Tinjauan atas Kinerja PAD dan Upaya yang Dilakukan Daerah. Direktorat Pengembangan Otonomi Daerah.

Bappenas., 2008. Studi Evaluasi Dampak Pemekaran Daerah. Jakarta: UNDP. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Bekerja Sama dengan United Nations Development Programme (UNDP)

Barika, B., 2012. Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu Tahun 2005–2009. Ekonomi dan Perencanaan Pembangunan, 4(3), pp.1-11.

Barro, R.J., 1984. Rational Expectations and Macroeconomics in 1984. The American Economic Review, 74(2), pp.179-182.

Barro, R.J., 1991. "Pertumbuhan Ekonomi di Lintas Bagian Negara." Jurnal Triwulan Ekonomi 106 (2): 407-443.

Barro, R.J., 1995. Inflation and Economic Growth (No. w5326). National Bureau Of Economic Research.

Barro, R.J., and Sala-i-Martin, X., 1992. Convergence. Journal of Political Economy, 100(2), pp.223-251.

Barro, R.J., and Sala-i Martin X, 2004 “Economic Growth. Second Editions, Mc-Grow-Hill, New York.

Baumol, W.J., 1986. Productivity Growth, Convergence, and Welfare: What The Long-Run Data Show. The American Economic Review, pp.1072-1085.

Borts, G.H. and Stein, J.L., 1964. Economic Growth in a Free Market. Buku 1.Terjemahan Eugenia Mardanugraha dkk. Jakarta : Salemba Empat.

Dachi, B.I., 2016. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Sektor Pertanian di Provinsi Sumatera Utara.

Daryanto, A dan Hafizrianda Y., 2010. Model-model Kuantitatif untuk Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah: Konsep dan Aplikasi. Bogor: IPB Press.

Davey, K. 1989. Hubungan Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia, dalam Devas (editor), Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia. UI-Press, Jakarta.

De Long, Bradford, 1988. "Productivity Growth, Convergence, and Welfare: Comment," American Economic Review, December 1988, 78, 1138-54.

Decentralization Support Facility, 2011. Evaluasi Daerah Otonom Hasil Pemekaran. Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Ding, Y., McQuoid, A. and Karayalcin, C., 2019. Fiscal Decentralisation, Fiscal Reform, and Economic Growth in China. China Economic Review, 53, pp.152-167.

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, 2019. APBD, Realisasi APBD, dan Neraca. Subdit Data Keuangan Daerah, Direktorat Evaluasi dan Sistem Informasi. Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta.

Dowrick, S. and Nguyen, D.T., 1989. OECD Comparative Economic Growth 1950-85: Catch-Up and Convergence. The American Economic Review, pp.1010-1030.

Dumairy, D., 1996. Perekonomian Indonesia.

Easterlin, R., 1960. Interregional Differences in Per Capita Income, Population, and Total Income, 1840-1950. In Trends in the American Economy in the Nineteenth Century (pp. 73-140). Princeton University Press.

Ekanayake, E.M., 1999. Exports and Economic Growth in Asian Developing Countries: Cointegration and Error-Correction Models. Journal of Economic Development, 24(2), pp.43-56.

Emalia, Z., 2012. Analisis Konvergensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita antar Kabupaten/Kota di Propinsi Lampung. JEP, 1(1).

Firdaus, M., 2009 . Manajemen Agribisnis. Bumi Aksara. Jakarta.

Gama, A.S., 2009. Disparitas dan Konvergensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita antar Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. INPUT: Jurnal Ekonomi dan Sosial, 1(2), p.43817.

Ganaie, A.A., Bhat, S.A., Kamaiah, B. and Khan, N.A., 2018. Fiscal Decentralisation and Economic Growth: Evidence from Indian States. South Asian Journal of Macroeconomics and Public Finance, 7(1), pp.83-108.

Gujarati, D.N. 2003. Basic Econometrics (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Gujarati, D.N, 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika. Buku 2. Terjemahan Raden Carlos Mangunsong. Jakarta : Salemba Empat.

Gujarati, D.N dan Dawn C. Porter. 2010. Dasar-Dasar Ekonometrika.

Hafiz, F.S dan Sari E.S., 2017. Analisis Ketimpangan Pembangunan Sumatera Utara. Universitas Medan Area. Fakultas Pertanian.

Haughton, J. and Khandker, S.R., 2009. Handbook on Poverty+ Inequality. World Bank Publications.

Herrick, B. dan Kindleberger, C.P., 1988. Ekonomi Pembangunan, Terjemahan Drs. Komarudin, Bina Aksara Jakarta.

Hill, Hal, Budi P. Resosudarmo, dan Yogi Viddyatama. 2009. "Geografi Ekonomi Indonesia: Lokasi, Konektivitas, dan Sumber Daya. “Dalam Membentuk Kembali Geografi Ekonomi di Asia Timur, diedit oleh Yukon Huang dan Alessandro Magnoli Bocchi, 115-134. Washington, DC: Bank Dunia.

Hirschman, A., O., 1961. The Strategy of Economic Development. Accelerating Investment in Developing Economies, Oxford University Press, London.

Iancu, A., 2007. Economic Convergence. Applications-Second Part. Romanian Journal of Economic Forecasting, 8(4), pp.24-48.

Iimi, A., 2005. Decentralisation and Economic Growth Revisited: An Empirical Note. Journal of Urban Economics, 57(3), pp.449-461.

Islam, N., 2003. What Have We Learnt From The Convergence Debate?. Journal Of Economic Surveys, 17(3), pp.309-362.

Istiana, F.A., 2019. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani di Indonesia Tahun 2013-2017. Universitas Islam Indonesia Fakultas Ekonomi, Yogyakarta.

Jannah, E., M. 2012. Analisis Keuntungan Usahatani dan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Petani pada Sentra Agroindstri Tapioka di Kabupaten Lampung Tengah. Informatika Pertanian, 21(3); 89-96.

Jhingan, M.L., 2004. Ekonomi Pembangunan Dan Perencanaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Karlita, B.S. dan Gunanto, E.Y.A., 2013. Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, dan Ekspor terhadap PDRB Sektor Industri di Kota Semarang Tahun 1993-2010 (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Khamdana, A., 2016. Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia, 2008–2012. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 1(1), pp.23-38.

Khusaini, M., 2006. Ekonomi Publik: Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Daerah. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

Kuncoro, M. 2001. Analisis Spasial dan Regional. AMP YKPN. Yogyakarta.

Kuncoro, M., 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan. Strategi, dan Peluang. Jakarta: Erlangga.

Kusuma, H., 2016. Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, 9(1), pp.1-11.

Kuznets, S.S., 1969. Modern Economic Growth. Yale University Press.

Lall, S.V. and Yilmaz, S., 2001. Regional Economic Convergence: Do Policy Instruments Make a Difference?. The Annals of Regional Science, 35(1), pp.153-166.

Laoh, E., 2008. Buku Ajar Ekonomi Pembangunan, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Lau, C.K., 2009. New Evidences About Convergence Across States. International Research Journal of Finance and Economics, 1(27), pp.7-18.

Lei, C. K dan Yao, S. 2008. On Income Convergence among China, Hongkong and Macau, The World Economy, Journal Compilation, Blackwell Publishing Ltd, V.31, 345 – 366.

Lessmann, C., 2006. Fiscal Decentralisation and Regional Disparity: A Panel Data Approach for OECD Countries (No. 25). Ifo Working Paper.

Li, S., Wang, F. and Xu, Z., 2016. The Trend of Regional Income Disparity in China. Territorial Cohesion for Development Working Group.

Lisa, Y., Priyagus, P. dan Roy, J., 2017. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung serta Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. In Forum Ekonomi (Vol. 19, No. 2, pp. 162-173).

Magrini, S., 2004. Regional (di) Convergence. In Handbook of Regional and Urban Economics (Vol. 4, pp. 2741-2796). Elsevier.

Makridakis, S., Wheelwright, S.C. and McGee, V.E., 1999. Metode dan Aplikasi Peramalan. Jakarta: Erlangga.

Malik, A.S., 2015. Analisis Konvergensi Antar Provinsi di Indonesia Setelah Pelaksanaan Otonomi Daerah Tahun 2001-2012 (Universitas Negeri Semarang).

Mangkoesoebroto, G., 1998. Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE

Mankiw, N. G., 2013. Macroeconomics. (8th ed). New York: Worth Publishers.

Maqin, R.A., 2005. Analisis Disparitas Pendapatan antar Daerah di Jawa Barat. War Bappeda.

Mardiasmo., 2008. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Penerbit Andi : Yogyakarta

Margunani, 2002. Pengaruh Output Sektor Pertanian terhadap Produk Domestik Bruto Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Dinamika Vol. 11, 2.

Marques, A. and Soukiazis, E., 1998,. Per Capita Income Convergence Across Countries and Across Regions in The European Union: Some New Evidence. In International Meeting of European Economy.

Melliana, A. dan Zain, I., 2013. Analisis Statistika Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dengan Menggunakan Regresi Panel. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2), pp.D237-D242.

Mubyarto., 2009. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES: Jakarta.

Myrdal, G., 1957. Economic Theory and Under-Development Regions. Gerald Duckworth.

Nasution, L.N., 2018. Analisis Konsumsi, Ekspor, dan Pertanian terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara. JEpa, 3(2), pp.82-86.

Nehen, I Ketut, 2010. Perekonomian Indonesia. Diktat Kuliah pada Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Bali.

Nurhamidah, R. dan Suhartini, A.M.A., 2014. Konvergensi Pendapatan di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 15(1), pp.71-90.

Nurman, M.A., 2013. Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Disparitas Pendapatan Regional di Indonesia Tahun 2001-2008. Jurnal Organisasi dan Manajemen, 9(1), pp.1-20.

Oates, W.E., 1972. Fiscal Federalism. Books. New York: Harcourt Brace Jovanovich in Oates

Octaviana, D., 2019. Konvergensi PDRB Per Kapita Antar Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2012-2017 (UNNES).

Oluwatoyese, O.P., Applanaidu, S.D. and Abdulrazak, N., 2016. Agricultural Export, Oil Export and Economic Growth in Nigeria: Multivariate Co-Integration Approach. International Journal of Environmental & Agriculture Research, 2(2), pp.64-72.

Prasasti, D., 2006. Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita 30 Provinsi di Indonesia Periode 1993-2003: Pendekatan Disparitas Regional dan Konvergensi. Journal of Indonesian Economy and Business, 21(4), pp.344-360.

Pratomo, W.A., Hidayat, P., dan Harjito, D.A., 2007. Analisis Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota Pemekaran di Sumatera Utara. Economic Journal of Emerging Market, 12(3).

Prud'Homme, R., 1995. The Dangers of Decentralization. The World Bank Research Observer, 10(2), pp.201-220.

Putri, N.P.V.S. dan Natha, I.K.S., 2014. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Belanja Modal terhadap Ketimpangan Distribusi

Pendapatan. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 4(1), pp.41-49.

Putri, Y.E., Amar, S. dan Aimon, H., 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi, 3(6).

Rasyid, M., 2017. Konvergensi Pendapatan Provinsi Jawa Timur: Pendekatan Panel Kota/Kabupaten Periode 2000-2013. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan.

Rhee, C., 2012. Asian Development Outlook 2012: Confronting Rising Inequality in Asia. Mandaluyong City, Philippines.

Rizqi, K.V., 2018. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Tenaga Kerja, dan Luas Lahan di Sektor Pertanian Provinsi Jawa Timur Tahun 2010-2015.

Roberts, P. and Scot, G.H.J.W., 2009. De-coding New Regionalism.

Romer, D., 2006. Advanced Macroeconomics 3rd Edition Mcgraw–Hill. New York

RPJMN, 2006. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2004-2009. Jakarta: Sinar Grafika

Sa'diyah, S.H. dan Irham, I., 2016. Peran Sektor Pertanian dalam Mengurangi Ketimpangan Pendapatan di Wilayah Papua Sebelum dan Sesudah Otonomi Khusus. Agro Ekonomi, 27(1), pp.1-19.

Safira, E., Syechalad, M.N., Asmawati, A. dan Murlida, E., 2018. Pengaruh PMDN, PMA, Tenaga Kerja dan Luas Lahan Sektor Pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sektor Pertanian di Provinsi Aceh. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 4(1), pp.109-117.

Sala-i-Martin, X., 1995. The Classical Approach to Convergence Analysis (No.117).

Sala-i-Martin, X.X., 1996. Regional Cohesion: Evidence and Theories of Regional Growth and Convergence. European Economic Review, 40(6), pp.1325-1352.

Saragih, J.P., 2003. Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah dalam Otonomi. Cetakan Pertama. Penerbit Ghalia Indonesia: Jakarta

Schmitt, C. and Starke, P., 2011. Explaining Convergence of OECD Welfare States: A Conditional Approach. Journal of European Social Policy, 21(2), pp.120-135.

Setiyawati, A. dan Hamzah, A., 2007. Analisis Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan Belanja Pembangunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Pengangguran: Pendekatan Analisis Jalur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(2), pp.211-228.

Shah, A., 2006. Fiscal Incentives for Investment and Innovation. Available at SSRN 896144.

Shuai, C., Shen, L., Jiao, L., Wu, Y. and Tan, Y., 2017. Identifying Key Impact Factors on Carbon Emission: Evidences From Panel and Time-Series Data of 125 Countries from 1990 to 2011. Applied Energy, 187, pp.310-325.

Shujie, Y., Lei, C.K. and Genfu, F., 2008. On Income Convergence among China, Hong Kong and Macau. Economic Research Journal, (10), p.9.

Siagian, A.R. dan Miyasto, M., 2010. Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Ketimpangan Wilayah (Studi Kasus Propinsi Jawa Barat) (Universitas Diponegoro).

Sianturi, Y.S. dan Miyasto, M., 2011. Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Ketimpangan Pendapatan antar Wilayah (Studi Kasus Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Utara) (Universitas Diponegoro).

Sirojuzilam dan Hidayat, P., 2006. ”Kajian tentang Keuangan Daerah Kota Medan di Era Otonomi Daerah”. Jurnal Wahana Hijau. Vol. 2 No. 1.

Sirojuzilam, 2008. Disparitas Ekonomi dan Perencanaan Regional: Ketimpangan Ekonomi Wilayah Barat dan Wilayah Timur Provinsi Sumatera Utara. Pustaka Bangsa, Medan.

Sjafrizal, S., 2014. Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

Sjafrizal, S., 2008. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi, Praninta Offset, Padang.

Sjafrizal, S., 2012. Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sodik, J., 2006. Pertumbuhan Ekonomi Regional: Studi Kasus Analisis Konvergensi antar Propinsi di Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets, 11(1).

Solow, R.M., 1956. A Contribution to The Theory of Economic Growth. The Quarterly Journal of Economics, 70(1), pp.65-94.

Stiglitz, J.E., 2012. The Price of Inequality: How Today's Divided Society Endangers our Future. WW Norton & Company.

Streissler, E., 1979. Growth Models as Diffusion Processes. Kyklos, 32(1‐2), pp.251-269.

Su, L., Zhang, Y., & Wei, J., 2016. A Practical Test for Strict Exogeneity in Linear Panel Data Models with Fixed Effects. Economics Letter, .147 (2016), 27-31.

Suci, S.C. dan Asmara, A., 2014. Pengaruh Kemandirian Keuangan Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Banten. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 3(1), pp.8-22.

Sudarmo, H., 2016. Dampak Kebijakan Fiskal terhadap Kinerja Sektor Pertanian di Sulawesi Tenggara. Universitas Halu Oleo. uho.ac.id.

Sugiyono., 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharjon., Marwanti, S., dan Irianto, H., 2017. Pengaruh Ekspor, Impor dan Investasi terhadap Pertumbuhan Sektor Pertanian Indonesia. Jurnal Agro Indonesia, 35(1), 49-65.

Sukirno, S, 2004. Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta : Jakarta Press.

Sunarto dan Sunyoto, T., 2016. Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Kemandirian Daerah yang berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Empiris pada Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah). Dharma Ekonomi, 13(43), pp.13-22.

Swan, T.W., 1956. Economic Growth and Capital Accumulation. Economic Record, 32(2), pp.334-361.

Swianiewicz, P. and Herbst, M., 2002. Economies and Diseconomies of Scale in Polish Local Governments. Consolidation or Fragmentation, pp.219-292.

Tarigan, R, 2005. Teori Pertumbuhan Ekonomi Wilayah. Edisi Revisi. Bumi Aksara. Jakarta.

Tiara, S., 2013. Analisis Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Propinsi Sumatera Utara. Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Nusantara

Todaro, M.P. and Smith, S.C., 2004. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi Kedelapan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Jakarta.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Jakarta.

Usman, S., Mawardi, M.S., Sartono, H., Saad, I., Febriany, V., Toyamah, N., Wibowo, P.,2001. Pelaksanaan Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Kasus Tiga Kabupaten di Sumatera Utara. SMERU (Social Monitoring and Early Response Unit). Laporan Lapangan.

Utami, A., 2019. Pengaruh Konsumsi, Ekspor dan Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional Sumatera Utara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan).

Valdés, B., 2003. An Application of Convergence Theory to Japan's Post-WWII Economic “Miracle”. The Journal of Economic Education, 34(1), pp.61-81.

Wallace E. 2008. On the Evolution of Fiscal Federalism: Theory and Institutions. National Tax Journal 61(2):313-334.

Wang, F., 2018. The Influences of Fiscal Decentralisation on Economic Performance: Empirical Evidence From OECD Countries. Prague Economic Papers, 27(5), pp.606-618.

Wau, T., 2015. Konvergensi Pembangunan Ekonomi antar Daerah Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. Proceedings SNEMA Padang.

Wibisono, Y., 2001. Determinan Pertumbuhan Ekonomi Regional: Studi Empiris antar Propinsi di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 1(2), pp.52-83.

Widhiyanto, I., 2008. Fiscal Desentralization and Indonesia Regional Income Disparity (1994-2004). Jurnal Keuangan Publik, 5(1), pp.19-53.

Wijaya, R.A., 2018. Determinan Nilai Tukar Petani Provinsi-Provinsi di Pulau Sumatera. digilib.uin-suka.ac.id.

Wijaya, T., 2013. Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis Teori dan Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Williamson, J.G., 1965. Regional Inequality and The Process Of National Development: A Description Of The Patterns. Economic Development and Cultural Change, 13(4, Part 2), pp.1-84.

Yasrizal, Y. dan Hasan, I., 2016. Pengaruh Pembangunan Sektor Pertanian terhadap Distribusi Pendapatan dan Kesempatan Kerja di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 16(1), p.182743.

Zhang, T. and Zou, H.F., 1998. Fiscal Decentralisation, Public Spending, and Economic Growth in China. Journal of Public Economics, 67(2), pp.221-240.

Zulham, T., 2015. Dampak Otonomi Khusus terhadap Konvergensi Pertumbuhan Ekonomi Regional Aceh. ETD Unsyiah.




DOI: https://doi.org/10.33258/birci.v4i3.2252

Article Metrics

Abstract view : 35 times
PDF - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.