Implementation of Smart Tourism in Kedang Ipil Village

Kezia Arum Sary, Silviana Purwanti, Rina Juwita

Abstract


Information communication technology nowadays is used in the economic era digital and tourism industry. Related to ecotourism is applying intelligent tourist villages, preserving natural resources, maintaining physical and mental health, and providing a positive response to the surrounding community. Not fully utilized by online media. Compete globally but able to take advantage of information technology. This research aims to see the village's concern and readiness to use information technology to realize smart tourism. The qualitative research method used interviews of all managers of Kedang Ipil Village. The results showed that the Kedang Village manager used social media to introduce and even sell the old Kutai traditions through Facebook, website and Instagram.


Keywords


smart tourism; tourism villages; digital technology

Full Text:

PDF

References


Adukaite, A., van Zyl, I., & Cantoni, L. (2016). Peran Teknologi Digital Dalam Pendidikan Pariwisata: Studi Kasus Sekolah Menengah Afrika Selatan. Jurnal Perhotelan, Kenyamanan, Olahraga dan Pendidikan Pariwisata, 19, 54-65.

Amin, M et al. (2019). Marketing Communication Strategy To Improve Tourism Potential. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal). P. 160- 166.

Costea, M., Hapenciuc, CV, & Arionesei, G. (2017). ( Nicts ) Pada Tingkat Bisnis Dalam Industri Pariwisata Dari Rumania Dan Negara-negara Cee-Eu. Jurnal Pariwisata - Studi dan Penelitian Pariwisata, (24), 34–45.

da Costa Liberato, PM, Alén-González, E., & de Azevedo Liberato, DFV (2018). Teknologi Digital Dalam Tujuan Wisata Cerdas: Kasus Porto. Jurnal Teknologi Perkotaan, 25 (1), 75– 97.

Davison, RM, Harris, RW, & Vogel, DR (2005). E-Commerce untuk Pariwisata Berbasis Komunitas di Negara Berkembang. Konferensi Asia Pasifik tentang Sistem Informasi 2005, Bagian 1-8 dan Sesi Poster 1-6, 1396-1403.

Jaringan Compact Global dan UNWTO. (2016). Sektor Pariwisata dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan -Pariwisata yang bertanggung jawab, sebuah komitmen global. Madrid, Spanyol: Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) dan United Nations Global Compact Network Spanyol.

Hossain, DM (2011). Proses Penelitian Kualitatif Abstrak: Pengantar: Pembukaan Postmodern, 7, 143-156.

Koo, C., Shin, S., Gretzel, U., Hunter, WC, & Chung, N. (2016). Konseptualisasi Daya Saing Destinasi Wisata Cerdas. Jurnal Sistem Informasi Asia Pasifik, 26(4), 561–576.

Nair, M. (2011). Memahami dan Mengukur Dapat Berbahaya Untuk. Jurnal Akuntansi Perusahaan & Keuangan , 45-51.

Richards, G., & Hall, D. (2000). Pariwisata Dan Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan. London: Routledge.

Santoso, EB (2017). Ekowisata pada Tingkat Komunitas di Kawasan Wisata Pangandaran. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 43(1), 1–20.

Tiago, Y., Amaral, F., & Tiago, F. (2015). Yang Baik, yang Buruk dan yang Jelek: Kualitas Makanan di UGC. Procedia - Ilmu Sosial dan Perilaku, 175, 162–169.

Forum Ekonomi Dunia-WEF. (2017). The Travel & Tourism Competitiviness Report 2017: Membuka Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan dan Inklusif. Jenewa: Forum Ekonomi Dunia

Zeng, B., & Gerritsen, R. (2014). Apa yang Kita Ketahui Tentang Media Sosial dalam Pariwisata? Sebuah Ulasan. Perspektif Manajemen Pariwisata, 10, 27–36




DOI: https://doi.org/10.33258/birci.v4i3.2274

Article Metrics

Abstract view : 114 times
PDF - 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.