Learning Teaching Factory Reviewed from POAC Management on the Competence of Engineering and Motorcycle Business Expertise SMK

Teguh Santoso, Yoto Yoto, Didik Nurhadi

Abstract


This research aims to get an in-depth overview of the management of the implementation of Teaching Factory Competence of Engineering Expertise and Motorcycle Business Vocational High School in Tulungagung Regency of East Java. Who is expected to find and describe the data in detail about the cooperation of the Vocational High School with the business world and the industrial world to prepare a skilled workforce through the Teaching Factory learning program that simultaneously builds a framework of theory and abstraction of data collected based on the findings of meaning on the natural background in the field. By applying a good management system can improve the hard skills and soft skills of vocational graduates in order to get provisions to go to the world of work in accordance with what is needed by the industry or able to entrepreneurship independently. The management system that needs to be implemented includes several aspects, including: (1) Planning, (2) Organizing, (3) Implementation (actuating), (4) Supervision (controlling) and evaluation of programs. Supporting factors and inhibiting the implementation of Teaching Factory Competence of Technical Expertise and Motorcycle Business Vocational High School in Tulungagung Regency of East Java, include: (1) Internal support factors, (2) External support factors, (3) Internal inhibitory factors, and (4) inhibitory factors.

 


Keywords


teaching factory; management; supporting factors; inhibitory factors

Full Text:

PDF

References


Amirin, T. M. (2013). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Amri, Sofan, Elisah, Setyono, T. &., & Ari, H. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi KTSP. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Arifin, & M., B. (2012). Manajemen Sarana & Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arikunto, S. (1988). Organisasi dan Administrasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Jakarta: Depdikbud Dikti.

ATMI-BizDec. (2015). Teaching Factory Coaching Programme. Jakarta: Kemendikbud.

Azizah, Murniati dan Khairuddin. (2015). Strategi Kerjasama Sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan Pada SMK Negeri 3 Banda Aceh. Jurnal Administrasi Pendidikan, (Online), Vol 3, No. 2, Hal. 151, (http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JAP/article/view/2569), diakses tanggal 15 September 2017.

Bogdan, R.C, Biklen, S.C, (1982). Qualitatif Researc for Education an Introdction to Theory and Methods. Boston London Sydney Toronto: Allyn and Bacon, Inc.

Burhanuddin. (1994). Analisis Administrasi Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2007). Designing and Conducting Mixed Method Research. California: Sage Pub.

Daryanto, (2016). Media Pembelajaran: Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media

Dadang. (2011). Model Pembelajaran Teaching Factory untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa dalam Mata Pelajaran Produktif. Jurnal Ilmu Pendidikan: Jilid 17, Nomor 4, Februari 2011, hlm. 270-278.

Direktur Pembinaan Sekolah Mengengah Kejuruan. (2016). Penetapan SMK yang Berpotensi Untuk Dikembangkan menjadi SMK Rujukan. Jakarta: Kemendikbud

Djatmiko,dkk. (2013. Modul Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 2019. Model Pengelolaan Teaching Factory Berbasis Potensi Sekolah dan Wilayah/Geografis. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 2017. Tata Kelola Pelaksanaan Teaching Factory. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 2015. Panduan Penilaian Pada Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Kemendikbud.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 2017. Pedoman Penyelenggaraan Uji Kompetensi Keahlian SMK Tahun Pelajaran 2016/2017. Jakarta: Kemdikbud.

Eveline. 2010. Teori Belajar dan Pembelajan. Bogor: Ghalia Indonesia

Fajaryati, N. 2012. Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory di SMK. Surakarta: Pendidikan Vokasi

Hadam, S., & Ariyadi, A. 2017. Strategi Implementasi Revitalisasi SMK. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Hidayat. 2015. Model Pembelajaran Teaching Factory Enam Langkah (TF-6 M). Bandung: Penerbit Press Bandung

Ismaya, B. 2015. Pengelolaan Pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Hadlock, H. et al. 2008. From practice to entrepreneurship: rethingking the learning factory approach. Proceeding of the 2008 iajc ijme international conference, ISBN 978-1-60643-379-9

Hakim. 2012. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan. Jambi: Timur Laut Aksara

Isgoren, N.C., Cinar, A., Tektas.N., Oral, Bekir., Buyukpehlivan, G., Ulusman, L., Oznaz. D., Polat, Z. & Uzmanoglu, S. 2009. The Importance of Cooperation Between Vocational Schools and Industry. Procedia Social and Behavioral Science. 1313-1317.

Kuswantoro, A. 2014. Teaching Factory Rencana dan Nilai Enterpreneurship. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Miles, M.B., & Hubermen, A.M. 1992. Qualitatif Data Analisis London: Sage Publication.

Moleong, L.J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda-karya.

Mulyana, Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya), Bandung, PT. Rosdakarya, 2010.

Mulyasana, D. 2011. Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset

Munthe, A.P. 2015. Evaluasi Program di Institusi Pendidikan: Sebuah Pengantar, Pengertian, Tujuan dan Manfaat. Scolaria. 2 (5). 1-14.

Mutohar, P. 2013. Manajemen Mutu Sekolah: Strategi Peningkatan Mutu dan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam. Jogjakarta: AR-Ruzz Media.

Nasution, Metode Research (Penelitian Ilmiah), Jakarta, PT. Bumi Aksara, 2006

Nuriyah, Nunung. 2014. Evaluasi Pembelajaran: Sebuah Kajian Teori. Edueksos. (1) 3. 73-86.

Nurharjadmo, Wahyu. 2008. Evaluasi Implementasi Kebijakan Pendidikan Sistem Ganda di Sekolah Kejuruan. Jurnal Spirit Publik. Vol 4, No. 2. Hal 215-228.

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standart Penilaian Pendidikan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standart Penilaian Pendidikan.

Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.

Qona’ah. 2018. Dasar Manajemen Bisnis. Jakarta: Universitas Bina Sarana Informatika.

Ramadhani, A.V. (2015). Kontribusi keterlibatan siswa di teaching factory dan pelayanan bimbingan karier terhadap motivasi berwirausaha serta dampaknya pada kesiapan berwirausaha. Jurnal teknologi, kejuruan, dan pengajarannya, Vol 38, No 2.

Ratnawulan, Rusdiana. 2014. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Pustaka Setia.

Saptono, J. 2015. Pengelolaan Kelas Standart Industri Pada Paket Keahlian Sepeda Motor SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Naskah Publikasi Ilmiah. Surakarta: Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sarinah. 2017. Pengantar Manajemen.Yogyakarta: CV Budi Utama.

Shinta. 2019. Teaching Factory Inovasi Pembelajaran Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. Lhokseumawe Aceh: Sefa Bumi Persada.

Sihotang. 2020. Buku Materi Pembelajaran Pengembangan Pembelajaran. Jakarta: UKI Press.

Slamet, M., Yoto, & Widiyanti. 2017. Studi Pengelolaan Kelas Honda Pada Program Keahlian Teknik Sepeda Motor Di SMK Negeri 9 Malang. Jurnal pendidikan Profesional. 6 (2). 241-242.

Siswanto, B. T. 2011. Pendidikan Vokasi, Work-Based Learning, dan Penyelenggaraan Program Praktik Pengalaman Lapangan. FT UNY: Yogyakarta.

Siswanto, I. 2015. Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Unit Produksi di SMK Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPKM). (2) 2. 1-10.

Sonhadji, A. 2014. Manusia, Teknologi dan Pendidikan. Malang: UM Press.

Subdit Kurikulum PPG Dalam Jabatan. 2019. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Subdit Kurikulum Direktorat Pembinaan SMK. 2015. Panduan Pelaksanaan Teaching Factory. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sudira. 2017. TVET Abad XXI Filosofi, Teori, Konsep, Dan Strategi Pembelajaran Vokasional.Yogyakarta: UNY Press Universitas Negeri Yogyakarta

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung, Alfabeta, 2005

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta

Ulfatin, N. 2013. Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan: Teori dan Aplikasinya. Malang: Bayumedia Publising.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2013 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Universitas Negeri Malang. 2017. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: Universitas Negeri Malang

Utomo, S., Yoto, & Widiyanti. 2017. Partisipasi Industri dalam Rekrutmen Tenaga Kerja pada Kelas Industri Rekayasa di SMK PGRI 3 Malang. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menegah. (2) 3. 293-303.

Uzmanoglu, S., Isgoren, N.C., Cinar, A., Tektas, N., Oral, B., Buyukpehlivan, G., Ulusman, L., Oznaz, D., & Polat, Z. 2010. Evaluation of Educational and Technical Structure at Vocational Schools. Procedia Social And Behavioral Science. 3447-3451.

Watisin, W., Ismail, N. Z., & Hashim, M. H. M. 2015. The Problem of Bilateral Relations Between Educational Institutions and Industrial Committee Towards Work-Based Learning in Malaysia. Procedia Social And Behavioral Science. 352-358.

Wena, M. 1996. Pendidikan Kejuruan Sistem Ganda. Malang: Proyek Operasi dan Perawatan Fasilitas IKIP Malang.

Wicaksono, D.E. 2017. Implementasi Pelaksanaan Kurikulum Kelas Industri di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kabupaten Malang. Malang: FT UM

Wijaya. 2016. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan.Medan: Perdana Publising

Yin, Robert K.2009. Studi Kasus Desain dan Metode. Penerjemah: M. Djauzi Mudzakir. Jakarta: Bumi Aksara.

Yoto, 2014. Model “Diklastri” Sebagai Alternatif Meningkatkan Mutu Lulusan SMK. Jurnal Pendidikan Sains. 2 (3). 125-131.




DOI: https://doi.org/10.33258/birci.v4i4.3148

Article Metrics

Abstract view : 6 times
PDF - 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.